Sejak COVID-19 datang ke negeri kita tercinta Indonesia, semua orang panik, rasa takut melebihi apapun. Diisi lain ada yang lebih membahayakan yaitu keengganan untuk menjadi peduli. Mengapa? Pertama, masih ada yang tidak mengindahkan himbauan pemerintah. Banyak yang bilang tidak takut toh hidup ada di tangan Tuhan. Mati hidupnya seseorang sudah digariskan oleh Tuhan. Tidak salah juga pernyataan tersebut tapi sadarlah Tuhan sudah titip pesan lewat pemerintah. Berapa kali dihimbau dan sampai kapan diabaikan? Kedua, sadar atau tidak COVID-19 terus merona – rona tiap hari. Panik kan masyarakat. Sebar berita yang tidak valid, ada juga sebagian orang memanfaatkan momen ini dengan berbagai cara seperti produksi hand sanitizer dan menjualnya. Memang WHO telah mengeluarkan prosedur pembuatan hand sanitizer secara mandiri. Namun, petunjuk tersebut hanya diberikan kepada mereka yang bertugas didunia kesehatan. Ingat teman – teman cairan yang diolah sendiri itu membunuh orang lain. ...